Senin, 30 Juli 2018

Rumah Praktik Bidan di Lahan Segitiga


Rumah tinggal yang memiliki fungsi tambahan selain sebagai hunian perlu direncanakan dengan cermat agar ruang-ruang yang bersifat publik dan ruang-ruang privat dapat tertata dengan baik. Rumah keluarga Bapak Purwandono ini selain sebagai hunian juga digunakan oleh sang istri untuk menjalankan profesi sebagai bidan. Permintaan pemilik untuk membuat bangunan yang memiliki atap limasan memerlukan pemikiran khusus karena pada atap limasan diperlukan garis-garis dinding yang sejajar dan simetris pada bagian-bagian tertentu, sedangkan lahan yang ada cukup terbatas dan berbentuk segitiga. Area hunian dan area praktik bidan di rumah ini dipisahkan dengan penataan ruang yang terhubung oleh satu pintu. Musholla yang berada di sudut belakang dapat digunakan oleh penghuni maupun pengunjung.

Nuansa bangunan yang berkesan natural sesuai keinginan pemilik diwujudkan dengan penggunaan material yang memunculkan tekstur dan warna-warna alami, seperti batu alam dan kayu. Penggunaan tamaman yang menyatu dengan pagar juga dimaksudkan untuk membuat tampilan rumah lebih sejuk dan alami.





Minggu, 21 Januari 2018

Bagian Struktur Bangunan Rumah


Struktur merupakan sarana untuk menyalurkan seluruh beban yang bekerja pada bangunan baik beban internal di dalam bangunan (berat sendiri bangunan, pengguna, perabotan) maupun beban eksternal (angin, gempa) ke tanah dasar yang menopang bangunan.
Berdasarkan materialnya, struktur bangunan rumah tinggal dapat dibuat dengan material kayu, baja, beton. Material yang paling umum digunakan untuk struktur rumah tinggal saat ini adalah beton bertulang. Pada rumah 2 lantai, struktur rangka beton bertulang terdiri dari beberapa elemen yang terikat satu sama lain sehingga bangunan bersifat kaku (rigid) sehingga mampu menahan beban internal dan eksternal.
konstruksi bangunan rumah
Fondasi
Struktur bawah yang berfungsi menyalurkan seluruh beban bangunan ke tanah dasar adalah fondasi. Jenis tanah yang berbeda dan lokasi yang berbeda memiliki nilai daya dukung tanah yang berbeda sehingga perlu diperhitungkan jenis dan dimensi fondasi yang tepat untuk sebuah bangunan. Untuk rumah 1 lantai umumnya digunakan fondasi staal atau pasangan batu kali menerus di sepanjang dinding. Untuk bangunan rumah 2 lantai perlu ditambah fondasi footplate di tiap titik kolom struktur.

Kolom
Kolom merupakan istilah teknis yang dalam bahasa masyarakat umum biasa disebut dengan tiang bangunan. Kolom berfungsi untuk menyalurkan beban bangunan sampai ke fondasi. Untuk rumah 2 lantai, kolom terdiri dari dua macam yaitu kolom struktur yang berukuran lebih besar, dan kolom praktis yang ukurannya kecil setebal dinding. Di lingkungan pedesaan, masih sering terlihat bangunan dengan pasangan bata yang tidak mengunakan kolom. Meski tetap dapat berdiri, namun bangunan rumah tanpa kolom akan sangat berbahaya ketika terjadi gempa bahkan dapat mengalami keruntuhan, karena seluruh beban vertikal hanya ditumpu dinding yang hanya mampu menahan beban tekan saja, sedangkan struktur kolom mampu menahan beban tarik, tekan, lentur maupun puntir dalam batasan kekuatan rencana.

Balok
Balok sloof dibuat sebagai pengikat tiap-tiap kolom di bagian bawah. Sloof juga berfungsi untuk meratakan beban bangunan dan mengurangi resiko penurunan yang tidak seragam (differential settlement) akibat perbedaan daya dukung tanah yang menumpu fondasi. Tanpa balok sloof, dinding bangunan akan lebih rentan mengalami keretakan.
Balok lantai dalam istilah teknik umumnya disebut balok saja. Balok ini berfungsi untuk menopang beban pelat lantai untuk disalurkan ke kolom-kolom.  Balok induk menghubungkan kolom-kolom, sedangkan balok anak menumpu pada balok induk dan membagi pelat lantai menjadi segmen-segmen yang lebih kecil untuk mengurangi besaran lendutan pelat lantai.
Balok ring (ringbalk) berfungsi mengikat ujung tiap-tiap kolom sehingga keseluruhan struktur menyatu. Jika struktur atap menggunakan rangka baja ringan, maka ringbalk juga berfugsi menopang kuda-kuda dan menyalurkan beban ke kolom.

Rangka Atap
Struktur atap berfungsi menopang beban atap dan disalurkan ke ringbalk dan titik-titik kolom. Struktur rangka atap dapat dipilih dengan berbagai alternatif material antara lain dengan rangka beton, kayu atau baja ringan. Jika ingin memanfaatkan ruang di bawah atap maka rangka beton dan kayu lebih layak dipilih karena akan menyisakan ruang terbuka yang lebih banyak dibawah atap dibandingkan dengan baja ringan yang kuda-kudanya lebih rapat. Meski demikian jika diinginkan pengerjaan yang praktis dan cepat, maka baja ringan lebih cocok untuk menjadi pilihan.

Selasa, 26 Desember 2017

Desain Rumah Tropis Minimalis di Lahan Melengkung

Desain rumah keluarga Bapak Handoko yang berlokasi sekitar 450 m di utara Candi Ngawen Muntilan ini memiliki lahan yang unik dengan sisi depan yang lebar, sementara bagian belakangnya melengkung. Meski demikian hal tersebut tidak menjadi kendala yang menyulitkan dalam desain karena bangunan diinginkan menjadi 2 lantai dan lahan terbuka masih tersisa cukup luas. Lahan terbuka tersebut dapat dimanfaatkan untuk taman yang dilengkapi kolam ikan dan gazebo untuk bersantai ataupun menerima tamu dengan suasana yang lebih santai. Dalam pengembangan di masa mendatang, apabila diperlukan maka lahan terbuka tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk fungsi yang lain. Lahan yang ada di sebelahnya (sertifikat lain) juga milik keluarga yang sama sehingga dimungkinkan ada pengembangan untuk pembangunan kios-kios di lahan tersebut.
Rumah ini memiliki 4 kamar tidur dengan 3 kamar yang ditempatkan di lantai atas. Salah satu penataan ruang yang unik dari rumah ini adalah ketiga kamar di lantai atas tersebut langsung terhubung dengan ruangan luas yang digunakan sebagai ruang sholat. Hal ini bermaksud untuk mewadahi nilai-nilai religius dalam lingkungan keluarga sehingga dapat selalu ingat untuk menjalankan ibadah secara berjamaah. Rumah ini memiliki balkon luas di lantai atas yang memiliki wiew ke arah persawahan dan Candi Ngawen. Balkon tersebut digunakan untuk beraktifitas Ibu rumah tangga untuk mencuci dan menjemur cucian, juga untuk duduk-duduk.

rumah minimalis elegan feminin di lahan melengkung
Fasad rumah dirancang dengan bentukan yang didominasi bidang-bidang kotak dan garis-garis lurus sederhana sesuai keinginan pemilik. Nuansa yang “feminin” sesuai keinginan sang Ibu dimunculkan  dengan penggunaan bidang dinding berwarna ungu. Nuansa elegan dimunculkan dengan penggunaan bentuk atap limasan yang seolah menjadi mahkota bagi bangunan.

Rabu, 26 Juli 2017

Desain Rumah Modern Elegan di Lahan Menyempit


Kondisi dan bentuk lahan adalah salah satu hal penting yang menjadi bahan pemikiran dalam desain rumah tinggal. Lahan rumah tinggal milik Bapak Prawono yang berlokasi di tepi jalan raya Semarang-Gonohardjo ini memiliki bentuk yang meruncing di bagian belakangnya.


Untuk menampung kebutuhan ruang yang cukup banyak, bangunan direncanakan 2 lantai. Garasi yang harus bisa menampung 3 mobil ditempatkan di bagian belakang sehingga fasad bangunan dapat diolah secara maksimal untuk menonjolkan tampilan modern dan elegan seperti yang diinginkan oleh keluarga pemilik. Halaman depan dibuat cukup luas untuk menampung kendaraan tamu atau sanak saudara yang berkunjung. Di halaman depan juga dibuat taman dengan 2 gazebo untuk bersantai atau menerima tamu dengan suasana yang lebih santai.

 


Senin, 24 Juli 2017

Desain Rumah Tropis Modern dengan Atap Limasan


Adaptasi terhadap kondisi iklim tropis merupakan hal penting yang menjadi pertimbangan dalam desain rumah di Indonesia. Hal tersebut diterapkan pada rumah Bapak Wahyu yang berlokasi di Magelang. Kebetulan sang pemilik menyukai gaya rumah tropis yang menjadi tren pada tahun 2000-an dimana desain rumah yang simpel dan elegan berkembang pada masa tersebut. Atap bangunan yang berbentuk limasan sangat ideal untuk iklim tropis dengan curah hujan tinggi. Pasangan batu alam membuat fasad bangunan terlihat lebih indah dengan tekstur material alami.



denah rumah tropis 1 lantaiLuas lahan yang cukup luas membuat penataan ruang cukup fleksibel. Penempatan massa bangunan di bagian tengah lahan membuat semua ruang dapat dibauat jendela maupun ventilasi yang menghadap ke luar sehingga semua ruang mendapatkan cahaya alami dan sirkulasi udara yang baik. Pemilik menginginkan ruang keluarga, ruang makan dan teras samping pada rumah ini dapat dimanfaatkan sebagai ruang besar untuk acara keluarga besar bersama sanak saudara, sehinggga dibuatlah ruang dalam yang tanpa sekat. Bukaan lebar dengan pitu kaca pada teras samping juga sangat bermanfaat dalam hal pencahayaan dan sirkulasi udara alami. Halaman belakang yang cukup luas dapat dimanfaatkan sebagai taman yang dilengkapi kolam ikan dan gazebo sebagai ruang bersantai.


BIAYA DESAIN RUMAH (Tahun 2026)

Untuk mempermudah kontrak kerja dengan klien, khususnya untuk membangun rumah tinggal kami menawarkan 4 macam paket pekerjaan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan klien, yang terdiri dari:

 

Paket 1 : RANCANGAN KONSEPTUAL

Rancangan konseptual yang kami tawarkan merupakan terjemahan dari gagasan awal bangunan yang diwujudkan dalam gambar-gambar desain konseptual yang terdiri dari:

  • Denah Situasi (letak bangunan dalam lingkungan)
  • Site Plan (tata ruang bangunan dalam kawasan lahan yang dimiliki)
  • Denah (tata ruang dalam bangunan)
  • Tampak Depan, Belakang, Samping Kanan dan Kiri
  • Perspektif Fasad (wajah) bangunan dengan tampilan berwarna (seperti foto bangunan jadi)

 

Paket 2 : RANCANGAN LENGKAP

Rancangan Lengkap mencakup dokumen lengkap yang dapat digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan pembangunan, juga dapat digunakan sebagai pedoman jika pembangunan akan dikerjakan oleh pemborong (kontraktor). Dokumen Rancangan Lengkap minimal terdiri dari:

  • Denah Situasi (letak bangunan dalam lingkungan)
  • Site Plan (tata ruang bangunan dalam kawasan lahan yang dimiliki)
  • Denah (tata ruang dalam bangunan)
  • Tampak Depan, Belakang, Samping Kanan dan Kiri
  • Perspektif Fasad (wajah) bangunan dengan tampilan berwarna (seperti foto bangunan jadi)
  • Potongan Melintang dan Memanjang
  • Rencana dan Detail Pintu dan Jendela
  • Rencana Plafond
  • Rencana Pola Lantai
  • Rencana dan Detail Fondasi
  • Rencana dan Detail Struktur Atap
  • Rencana dan Detail Struktur Beton (Sloof, Kolom, Balok, Pelat)
  • Rencana Instalasi Listrik
  • Rencana Instalasi Air Bersih, Air Kotor dan Air Hujan
  • Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Bangunan

 

Paket 3 : RANCANGAN LENGKAP + PENGAWASAN BERKALA

Rancangan Lengkap memiliki item sesuai Paket 2.

Pengawasan berkala dilakukan dengan meninjau kegiatan pembangunan dan memberikan pengarahan teknis, minimal 1 atau 2 kali per minggu menyesuaikan urgensi pekerjaan di lapangan.

Pengawasan berkala diperlukan apabila klien (pemilik) melaksanakan pembangunan secara mandiri (langsung mempekerjakan tukang) sehingga perlu pengarahan secara teknis. Pengawasan juga diperlukan jika klien (pemilik) menggunakan jasa pemborong (kontraktor) sehingga perlu pemantauan agar pekerjaan dapat mencapai target tepat biaya, tepat mutu, tepat waktu, sesuai dengan gambar dan spesifikasi rencana.

 

Paket 4 : RANCANG + BANGUN  (DESIGN & BUILD)

Manajemen Konstruksi Rancang dan Bangun yang kami tawarkan mencakup pengelolaan pembangunan secara keseluruhan mulai pembuatan rancangan bangunan dan RAB secara lengkap, melaksanakan pembangunan dari menyediakan tukang dan pekerja, membeli material, mengatur jalannya pembangunan, mengendalikan biaya, mutu dan waktu pembangunan serta membuat laporan progres  pembangunan. Pengelolaan pembangunan menggunakan mitra kerja kontraktor pelaksana.


Tabel Nilai Imbalan Jasa (Fee)


Catatan:

Biaya tersebut kemungkinan perlu ditambah jika lokasi pekerjaan memerlukan akses transportasi / akomodasi yang berbiaya tinggi karena jauh dari lokasi kami di Muntilan / Magelang, Jawa Tengah. Biaya juga dapat lebih rendah untuk pekerjaan yang bersifat sosial atau amal.

Untuk perancangan bangunan selain rumah tinggal, yang sifatnya lebih rumit dan kompleks, biaya perencanaan mengacu pada ketentuan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yang tercantum dalam buku "Pedoman Hubungan Kerja antara Arsitek dengan Pengguna Jasa".